Distributor Pengharum SIP DRY Indonesia

Sering mempunyai masalah dengan kelembapan dan bau?
Sip Dry Solusinya

Mengatasi segala kerusakan pada barang akibat kelembapan yang tinggi didalam ruangan dan mengatasi bau tidak sedap pada lemari pakean.

Keunggulan SIP DRY:
1. Menghilangkan bau tidak sedap.
2. Menyerap kelembapan udara.
3. Bahan organik (Tanpa bahan kimia.)
4. Tahan sampai 6 bulan.

Cara penggunaan SIP DRY:
1. Lepas pembungkus plastik.
2. Letakkan di dalam almari, mobil, atau ruangan.
3. Untuk bau yang keras gunakan 2 buah.
4. Untuk hasil maksimal kocok 2 minggu sekali.
5. Efektif untuk ruangan 2x1.5 meter.

Bahan aktif: Cocopeat dan mineral.

Keunggulan lainnya:
Daya serap yang lebih tinggi sampai dengan 3 kali berat asal, bisa bertahan lebih lama 6 bulan, praktis dan bisa di taruh dimana saja, dan kemasan ramah lingkungan dan tidak beracun. (Boleh ditempatkan di rak makanan)

Daftar Harga Grosir

5 - 10 Rp 14.000,-
11 - 20 Rp 13.000,-
21 - 30 Rp 12.000,-
31 - 50 Rp 11.000,-
≥ 51 Rp 10.000,-

HUB: CALL/SMS: 08562948489 WA: 089621785388 BBM: 745AB0CE


 

Aneka Ragam Bisnis Rumahan Yang Menjanjikan Untung Besar

Memulai bisnis tak harus butuh modal besar, karena bisa dilakukan dari rumah Anda dengan modal terbatas
Menjalankan sebuah bisnis dari rumah, saat ini banyak digeluti untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Jika dilakukan dengan baik, bisnis ini dapat menjanjikan keuntungan yang cukup melimpah. Berikut kami sajikan beberapa jenis usaha rumahan yang bisa Anda tekuni:

1. Laundry
Tak bisa dihindari, jasa cuci kering pakaian saat ini semakin menjamur di masyarakat. Berbekal mesin cuci dan perlengkapan mencuci, Anda pun bisa membuka usaha ini dari rumah. Tak perlu bersusah payah mencari pelanggan, dengan spanduk yang terpasang di depan rumah cukup jitu mengabarkan banyak orang untuk tahu tentang keberadaan laundry di rumah Anda.

2. Salon
Anda memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang merias wajah, rambut, dan tubuh Bisa jadi membuka salon adalah usaha yang cocok untuk Anda. Selain bisa mengerjakan pekerjaan rumah, Anda pun tak perlu menyewa tempat untuk membuka usaha ini. Keuntungan yang didapat pun juga sebanding dengan apa yang Anda berikan pada pelanggan.

3. Kuliner
Mempunyai keahlian memasak atau membuat kue bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi Anda untuk membuka usaha rumahan. Tak perlu susah-susah untuk memasarkannya, dengan online shop, aktif mengikuti bazar, dan promosi antar tetangga, Anda pun akan mendapatkan banyak pelanggan.

4. Toko online
Tak perlu mempunyai toko, berbekal dagangan dari kerabat dekat atau barang hasil kreasi sendiri, Anda bisa berjualan tanpa memusingkan beaya sewa tempat.

5. Membuka kos
Banyak orang mengaku dengan membuka atau menyewakan kamar yang berlebih sebagai kamar kos, keuntungan pendapatan keluarga mereka semakin berlipat. Hanya berbekal kamar sebagai modal serta tagihan listrik dan air yang tidak seberapa mahal, Anda pun dapat dengan santai menanti kucuran materi tambahan dari pekerjaan tersebut.

6. Les privat
Anda memiliki keahlian khusus yang bisa diberikan kepada orang lain Sebaiknya Anda membuka jasa les privat sesuai bidang keahlian Anda tersebut. Selain bisa semakin mahir dengan bidang tersebut, Anda pun dapat memperoleh penghasilan mandiri. (bn/dari berbagai sumber)

Rekomendasi Memilih Produk Reksa Dana

Bisnis.com, JAKARTA – Investasi pada instrumen reksa dana tentu berhubungan dengan kondisi perekonomian di Indonesia pada umumnya.  Maka dari itu, pemilihan produk reksa dana tidak bisa sembarangan.

Ryan Filbert, penulis buku Investasi Saham al Swing Trader Dunia dan Menjadi Kaya dan Terencana dengan Reksa Dana, mengatakan seperti saat ini, kondisi pada bulan februari pada perekonomian Indonesia diantaranya ada perlambatan permintaan domestik dan pemulihan neraca perdagangan memungkinkan BI rate tidak akan naik.

Selain sektor perbankan, peluang suku bunga bakal melewati puncak cenderung positif untuk sektor property. Selain itu juga pada jangka menengah dapat terlihat potensi pada sektor agri dan infrastruktur masih memiliki potensi untuk menguat.

“Pada pemilihan reksadana saham ada baiknya kita mengetahui portfolio dari saham yang dipegang oleh manager investasi maupun mengetahui bahwa ada reksadana dgn produk tematis atau yang fokus pada sektor tertentu,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (11/2/2014).

Oleh karena itu, lanjutnya, bagi investor pada reksadana dengan tujuan berinvestasi yang relatif pendek dapat mulai menambahkan portfolio investasinya pada reksadana saham yang berisi portfolio perbankan, property, agri dan consumer Goods.

Dan pada produk reksadana yang fokus pada pertambangan mungkin investasinya dapat dialihkan pada produk lainnya terlebih dahulu sehingga terjadi diversifikasi. Sedangkan untuk investasi dengan jangka waktu hingga 3 tahun potensi reksadana dengan fokus infrastruktur juga cukup menjanjikan namun perlu dikaji lagi dikemudian hari

“Untuk investor dengan rencana yang jauh lebih panjang ada baiknya memilih reksadana dengan tema umum dan manager investasi fokus pada pengelolaan melalui saham berkapitalisasi besar atau bluechip,” jelas Ryan.
Dia menambahkan, pada beberapa produk reksadana saham ada yang sifatnya adjustment portfolio dimana manager investasi dapat berubah dari pengelolaan terbatas pada bluechip dalam kondisi optimis dapat mengubahnya menjadi second liner.

Reksa Dana tipe seperti ini cukup menarik untuk bisa mulai dibeli, namun pastikan produk tersebut dikelola oleh manager investasi yang sudah berpengalaman.

“Cermati juga reksa dana dengan portfolio obligasi yang telah minus cukup besar. Selama di dalam jeroan manager investasi nya adalah obligasi pemerintah juga cukup menarik saat ini dengan rencana investasi jangka pendek menuju menengah,” papar Ryan.

Dia meyakini rekomendasi dari reksadana ini dapat bertahan setidaknya hingga Pemilu. Dia juga tetap optimistis selama sejarah, setelah pemilu biasanya ada kenaikan positif pada instrumen investasi.

Bisnisku yang Digantung

Bandung memang selalu menjadikan dan menjanjikan banyak pesona, daya tarik  dan pengalaman, mulai dari wisata, keindahan alam dan aktifitas bisnis yang ada , mulai dari shopping, kuliner dan perdagangan.
Berjalan-jalan di bandung untuk melakukan shopping adalah salah satu alasan para wisatawan  datang ke kota kembang ini,banyak dijumpai mall, distro dan butik-butik yang memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda-beda untuk produk-produk yang dijualnya.

Teringat saya dengan seorang ibu muda yang sempat bertanya dan diskusi dengan saya mengenai keinginannya untuk bisa memiliki usaha sendiri dibidang industri pakaian dan  fashion, dimana keinginannya itu sudah dia miliki dan dia pendam sejak 10 tahun yang lalu.

Kegiatan kesehariannya sebagai pengajar bahasa inggris di sekolah menegah dan juga private membuat waktunya habis dan ia terlena dalam kesibukan dan pekerjaannya tersebut, sehingga dia tidak bisa melakukan keinginannya tersebut sampai dengan 1 tahun yang lalu dia memutuskan untuk melepaskan pekerjaan hariannya sebagai pengajar dan terjun sebagai desainer pakaian.

Bulan-bulan pertama dia mencoba untuk membuat berbagai macam desain pakaian , dimana dia memfokuskan untuk membuat pakaian khusus untuk wanita, mulai dari anak-anak sampai dengan wanita dewasa dan pekerja.

Dari desain nya itu dia jadikan pakaian yang kemudian dia tawarkan ke beberapa distro yang kemungkinan tertarik dengan desain dan model pakaian wanita tersebut. Tak beberapa lama setelah itu dia mendapatkan tawaran dari sebuah perusahaan untuk membuat pakaian dan blazer bagi perusahaannya karena mereka menilai bahwa desain yang dibuat ibu muda ini sangat menarik dan unik, dan dari sinilah titik awal usahanya mulai berkembang.

Sebagai pebisnis ibu muda ini sudah jauh melangkah kedepan mengejar untuk mendapatkan dan mewujudkan impiannya, dimana dengan segala konsekuensi dan tantangannya dibidang bisnis bisa dia jalanin, dia sudah tidak lagi “galau” dalam berbisnis, bahkan dia sudah tidak lagi “menggantung” keinginan bisnisnya kaena saat ini dia sudah menjalankannya.

Choice
Pilihan sebagai pebisnis adalah hal yang sudah ibu muda itu lakukan, keberanian untuk segera memulai (action) sangat berarti karena dia yakin bahwa untuk bisa sukses dan berhasil dibidang yang ia inginkan harus bisa fokus dan menjalaninya dengan lebih teliti dan detail.

Chance
Dalam bisnis jika setiap produk yang dijual memiliki ciri khas khusus (unik) maka ada peluang untuk memiliki pangsa pasar tersendiri dan tentunya memilki nilai jual yang juga tersendiri. Dengan kita memulai bisnis maka selalu terbuka peluang untuk kita memasarkan produk kita sesuai dengan yang kita inginkan.

Change
Dalam perjalanan bisnis kedepannya maka jangan pernah menutup segala kemungkinan perubahan dan improvement. Pasti akan selalu ada perubahan, baik dari sisi pelanggan, keadaan dunia , kompetitor dan juga produk nya, untuk itu kita harus siap selalu untuk  berubah kearah yang lebih baik sehingga menjadikan bisnis kita lebih sukses dan produk kita dikenal dan diterima oleh kalangan lebih luas lagi.

Ketua MK tertangkap tangan KPK, Waspada! Bisa terjadi karena?

Sudah sering saya mendengar kata korupsi yang sering di dengungkan oleh banyak institusi terutama istitusi pemerintahan, karena koruspsi memang suatu tindakan yang sangat merugikan, bukan hanya secara materi tapi juga mental. Sangat mencengangkan lagi bahwa beberapa hari lalu mendengar bahwa ketua salah satu institusi hokum tertinggi di Indonesia, ketuanya tertangkap tangan melakukan korupsi untuk beberapa kasus yang dipegangnya.

Korupsi memang tidak pandang bulu, hal itu bisa saja terjadi disetiap bagian, bukan hanya di pemerintahan tapi juga bisa terjadi di semua organisasi, atau perusahaan, baik itu yang bergerak di bidang bisnis atau non bisnis. Dampak korupsi sangatlah besar, karena secara proses korupsi bisa merusak semua proses yang seharusnya berjalan sesuai dengan system dan aturan yang ada tapi hasil akhirnya dipangkas , di potong dan dirubah sehingga tidak sesuai dengan hasil yang seharusnya.

Bagaimanapun bagusnya system, aturan dan prosedur yang sudah dibuat tapi jika ada korupsi maka semuanya tidak akan ada artinya, karena hasil ditentukan oleh orang-orang tertentu atau sekumpulan  orang yang berkomplot untuk menciptakan hasil sesuai dengan keinginan mereka.

Dari setiap kasus korupsi yang terjadi selalu melibatkan para petinggi, pemimpin atau pejabat yang memang memiliki kekuasaan di bagiannya. Mereka yang memang punya wewenang untuk memutuskan dan melakukan suatu tindakan akhir untuk suatu proses yang penting dibagiannya masing-masing. Di sisi lain mereka adalah juga para leader yang  memimpin puluhan atau bahkan ratusan karyawan dibawahnya,  dimana setiap tindakan yang mereka lakukan akan berdampak langsung atau tidak langsung bukan hanya kepada karyawan atau staff tapi juga kepada perusahaan atau institusinya.

Lalu bagaimanakah jika kita sebagai pemilik usaha atau pebisnis memiliki leader seperti itu ? apa yang mungkin terjadi di bisnis kita ? apa dampaknya bagi karyawan dan bisnis kita ? Lalu bagaimana agar di bisnis kita tidak terjadi korupsi atau penyimpangan ? Ada beberapa hal yang sangat mendasar yang harus dimiliki, diketahui dan dilakukan oleh setiap karyawan mulai dari staff sampai kepada leader yang ada di perusahaan/bisnis kita.

Mindset
Mindset yang benar sebagai seorang leader adalah hal dasar yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan. Karena pada dasarnya setiap orang adalah menjadi leader bagi dirinya sendiri, sehingga ia harus memiliki nilai atau value yang positive bagi dirinya. Seorang leader harus bisa memikirkan hal yang lebih besar pengaruhnya dan dampaknya, bukan hanya buat dirinya sendiri tapi juga buat team, sehingga attitude/sikap yang positive menjadi penting untuk dimiliki.

Visi & Misi                                                                                                          
Visi & Misi juga menjadi acuan semua karyawan, setiap hal yang kita rencanakan, kita lakukan dan kita putuskan harus selalu mengikuti dan searah dengan visi dan misi perusahaan kita. Untuk itu perlu sekali jika perusahaan memiliki visi dan misi yang jelas, dan diketahui oleh semua karyawan kita.

SOP dan Job Description
Standard Operasional Prosedur (SOP) dan Job description adalah juga menjadi bagian yang sangat penting, karena itu adalah aturan, proses dan alur kerja yang ada di perusahaan dan harus dilakukan oleh setiap karyawan sesuai dengan bagian dan tanggung jawabnya masing-masing. SOP ini bukan hanya ada/dimiliki oleh perusahaan sebagai “kitab” atau hal yang tidak pernah disentuh, tetapi justru SOP ini harus diketahui, dimengerti dan dijalankan oleh semua karyawan di perusahaan.

Punishment & Rewards
Setelah infrastuktur perusahaan, alat dan aturan kerja (Visi Misi, SOP dan Job Description) sudah ada, sudah siap maka agar bisa dijalankan dengan efektif harus juga dilengkapi dengan Pusnishment & Rewards untuk setiap posisi, karyawan dan tingkatan sesuai dengan hasil kerja yang dia lakukan. Ini penting untuk membuat efek jera dan pelajaran bagi semua karyawan yang ada.

Genjot Pasar dengan Community Marketing

Membangun komunitas menjadi strategi pemasaran baru. Menobatkan mereka sebagai ujung tombak pemasaran dengan mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Bekalnya adalah loyalitas dan komitmen pada produk.

Puluhan ribu wanita menyesaki jalanan San Francisco di sebuah akhir pekan yang cerah. Bukan sedang berdemonstrasi, melainkan tengah bersiap untuk mengikuti lomba lari dengan jarak tempuh 42,2 km. Sebuah lomba yang bukan biasa, karena wajah mereka tak menyiratkan ketegangan sedikitpun. Mereka bahkan terlihat ceria dan bercengkrama dengan yang lainnya.

Memang bukan lomba biasa, karena Nike Inc., si pemilik hajat tengah berupaya merangkul banyak kalangan dari berbagai penjuru dunia untuk berbagi kebersamaan dan keceriaan. Tak ada pemenang atau pecundang. Sebab, di titik 42,2 km itu, setiap pelari memperoleh hadiah kalung dari Tiffany, sebuah simbol mewah sebagai penghargaan bagi mereka yang berhasil memompa semangat dan kekuatan fisiknya sampai garis finish.

Di malam sebelumnya, perempuan-perempuan ini dibuai dalam sebuah pesta khusus yang menyuguhkan minuman, appetizers, dan hadiah kejutan. Mereka juga dapat memanjakan diri dengan pijat dan manikur gratis di Nike Expotique, semacam galeri milik Nike. Mereka juga dapat melakukan konsultasi kebugaran, mengikuti seminar tentang training dan gizi, bahkan menikmati sentuhan penata rambut dan perias wajah.
Moment akbar yang digelar setiap tahun ini melibatkan peserta yang dipilih secara acak dari seluruh penjuru dunia. Nike berupaya menjamu dan menyebarkan kenangan manis kepada setiap orang yang ditemuinya. Dengan demikian, kami pun industri perlengkapan olah raga asal Beaverton, Oregon, ini telah membangun barisan brand ambassadors yang loyal dan penuh komitmen terhadap merek Nike sekaligus menjadi ujung tombak pemasar baru lewat promosi dari mulut ke mulut.

Nike tampaknya bukanlah satu-satunya perusahaan yang memanfaatkan ”people power” untuk kepentingan bisnisnya. Akses internet yang memudahkan banyak kalangan untuk membentuk komunitas telah menginspirasi kalangan industri untuk merangkul komunitas. Kerumunan massa inilah yang diharapkan dapat masukan untuk pengembangan produk dan jasa sekaligus menjadi elemen pemasar baru guna mendongkrak pasar.

Produsen komputer seperti Dell Inc. Juga merangkul komunitas pelanggan dan mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara mereka. Untuk itu, Dell meluncurkan portal IdeaStorm.com untuk menampung segala saran pelanggan. Industri komputer asal Roun Rock, Texas, ini tampak begitu mendengarkan dengan sepenuh hati terhadap masukan pelanggannya. Hasil dari umpan balik tersebut, Dell meluncurkan komputer dan notebook berbasis Linux pada 2007 lalu.

Amazon yang dikomandani Jeff Bezos juga memanfaatkan umpan balik dan masukan dari komunitas pelanggannya untuk meningkatkan kualitas produk maupun layanan mereka. Buktinya, Amazon mampu menawarkan berbagai fitur yang membuat khalayak kian loyal, termasuk biaya pengiriman gratis. Loyalitas yang meningkat ini secara tidak langsung membuat order rata-rata pelanggan meningkat dan mendongkrak skala ekonomi Amazon sehingga laba perusahaan melejit.

Laba yang lebih besar ini, memungkinkan Bezos menawarkan fitur layanan baru yang memudahkan pembeli mendapatkan barang yang diinginkannya. Tak hanya itu, laba yang lebih besar juga mempermudah pengembangan teknologi yang memungkinkan Amazon mengumpulkan dan mengelola informasi tentang pelanggannya yang mencapai puluhan juta itu. Data ini selanjutnya memberikan masukan kepada Bezos & Co. untuk memberikan layanan baru sesuai dengan keinginan pelanggan.

Merek sabun dan produk kebersihan milik Unilever, Dove, juga tak mau ketinggalan.Pada Desember 2007, Dove meluncurkan film mini bertajuk Evolution yang langsung dapat menyedot perhatian 5,5 juta penonton di YouTube. Video yang cuma berdurasi 74 detik ini menceritakan bagaimana seorang model yang biasa-biasa saja yang disulap menjadi model nan seksi di billboard.

Di situ bukan cuma diperlihatkan proses make-up sang model, tapi juga manipulasi gambar dengan PhotoShop dan ujungnya ditutup dengan komentar, “No wonder our perception of beauty is distorted.” inilah yang ditafsirkan sebagai bentuk dialog tentang kecantikan yang di prakarsai Dove. Dengan pendekatan ini, Dove dianggap mampu menempatkan diri sebagai bagian penting dalam kehidupan pelanggan sehingga masyarakat luas menyambut produk ini.

Hal ini diakui profesor pemasaran dari Wharton School of Business, Christophe Van den Bulte. Menurutnya, interaksi secara langsung dengan pelanggan, baik melalui blog atau media online lainnya akan memberikan dua keuntungan kepada perusahaan. Pertama, interaksi tersebut bisa menjadi market research tool, perusahaan dapat masuk ke pelanggan dan menemukan apa yang jadi perhatian dan keinginan mereka. Kedua, sebuah industri dapat memprofilkan diri sebagai perusahaan yang bekerja bersama pelanggan, bukan sekadar ingin memengaruhi keputusan belanja mereka.

Di saat yang sama, kepuasan yang dialami pelanggan terhadap sebuah produk akan meningkatkan antusiasme, bahkan keterlibatan yang besar terhadap sebuah merek.Mereka tak lagi semata pelanggan, tapi telah menjelma menjadi komunitas “fansumers”. Kelompok orang yang tak hanya mengkonsumsi, tapi juga menggemari sebuah produk. Jika sudah demikian, sebuah produk akan menjadi identitas baru sekaligus sebuah pernyataan diri tentang penggunanya.

Apakah Anda Mengalami Cash Problem ?

“Making money isn’t hard in itself… What’s hard is to earn it doing something worth devoting one’s life to.”
― Carlos Ruiz Zafón, The Shadow of the Wind

Benar, cari uang mudah. Banyak sekali kesempatan, cara, bahkan peluang yang mudah sekalipun tapi tidak kita manfaatkan. Mengapa? Karena kita tidak merasa layak melakukan pekerjaan itu.
Berapa banyak pekerjaan yang tidak disukai orang padahal bisa menghasilkan?
Contohnya:
  • MLM, jika digeluti dan setia dengan pekerjaan ini, anda bisa mendapat passive income
  • Asuransi, siapa yang suka diprospek oleh orang asuransi? Banyak yang kurang berkenan, namun profesi ini juga menjanjikan reward yang besar
  • Dokter, profesi yang suka menyentuh penyakit, kotoran, luka orang lain. Anda senang mengurus (mohon maaf) koreng, penyakit kulit, penyakit lain yang dialami orang lain? Itu sebabnya profesi dokter sangat mahal, apalagi spesialis
  • Motivator, banyak orang tidak suka belajar, lebih suka dimotivasi, makanya profesi motivator sangat populer.

Jadi, jika anda mengalami cash flow bermasalah. Coba perhatikan dua hal ini:
  1. Apakah anda melakukan apa yang layak dilakukan meskipun sulit?
  2. Apakah anda masih melakukan hal-hal yang anda tahu tidak penting, membuang waktu, tapi tetap anda jalankan?

5 Tips dalam memilih Software Aplikasi Bisnis Perusahaan

Operasional perusahaan adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan, dimana dalam operasional perusahaan tersebut banyak fungsi dan hal yang saling kait mengakit dalam proses antara satu dengan yang lainnya.

Keterkaitan proses ini menjadi bagian yang sangat penting dan menjadi titik pusat yang harus dikontrol oleh masing-masing fungsi sehingga kinerja dan hasilnya menjadi baik dan optimal. Semua proses yang ada sebaiknya dilakukan secara sinergi dan terintegrasi, tentunya improvement dan maintenance harus selalu dilakukan secara periodik sehingga selalu terjaga konsistensi proses dan hasilnya.

Banyak perusahaan yang bingung dalam mencari cara bagaimana agar konsitensi proses ini dapat selalu dilakukan agar kesalahan-kesalahan di sisi operasional dapat dihindari atau dikurangi.

Aplikasi atau software bisnis adalah salah satu yang hal yang menjadi pertimbangan dalam mengatasi solusi tersebut, tapi tidak semua software/aplikasi sesuai dengan yang diinginkan dan dibutuhkan oleh perusahaan. Banyaknya software/aplikasi yang ada dan dijual saat ini membuat pengusaha bingung dalam memilih software/aplikasi apa yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk itu berikut adalah beberapa tips dalam memilih software/aplikasi untuk operasional bisnis perusahaan.

1. Dapat mengikuti bisnis proses yang dibutuhkan perusahaan
Bisnis yang ada dan sudah berkembang saat ini adalah hal yang utama untuk didukung oleh software/aplikasi, termasuk didalamnya adalah alur proses operasional dan juga kontrolnya. Setiap alur proses transaksi yang dilakukan saat manual ini harus bisa diakomodir dan diimprove di software/aplikasi melalui proses input ataupun automasi di system tersebut. Hal ini yang akan menambah nilai dan fungsi software/aplikasi tersebut, bukan hanya sekedar mencatat atau memindahkan catatan kedalam system tapi bisa meningkatkan efektifitas operasional dan kinerja proses melalui automasi proses di software/aplikasi tersebut. Software/aplikasi yang kita pilih seharusnya dapat mengikuti/mengakomodir bisnis proses yang dibutuhkan perusahaan agar bisa berkembang, bukan sebaliknya dimana bisnis proses mengikuti software/aplikasi.

2. Bisa mengakomodir kebutuhan semua fungsi yang ada di perusahaan
Dalam perusahaan biasanya terdapat beberapa fungsi atau department atau bagian-bagian yang berbeda tapi secara alur proses operasional saling berkait dan berhubungan. Hal ini yang harus bisa dipantau dan di kontrol melalui software/aplikasi sehingga meminimalkan kinerja proses dan tercatatkan semua datanya di system. Dari tercatatnya setiap alur proses semua fungsi di perusahaan kedalam system maka akan membuat data disystem menjadi lebih lengkap.  Untuk itu perlu memastikan apakah semua fungsi yang ada diperusahaan dapat diakomodir oleh software/aplikasi yang kita pilih tersebut.

3. Terintegrasi antara semua modul/fungsinya
Setelah semua fungsi bisa diakomodir oleh software/aplikasi nya maka prosesnya juga harus bisa diintegrasikan/dihubungkan antara satu proses dengan proses yang lainnya. Ini sangat penting karena akan mengurangi double input ataupun kesalahan input, tentunya integrasi ini hanya bisa dilakukan melalui proses automasi di system, jadi system yang akan menghubungkan proses/data yang sebelumnya dengan proses/data yang berkaitan.

4. Mudah dimengerti dan digunakan untuk pengguna awam
Kendala yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah juga mengenai keterbatasan pengetahuan staff atau karyawannya terhadap software/aplikasi atau komputer. Ini yang menjadi tantangan bahwa dalam mencari software/aplikasi kita harus memastikan agar baik secara proses maupun tampilan dan desain nya bisa lebih mudah dimengerti dan mudah digunakan oleh semua karyawan walaupun dengan kemampuan yang dasar/awam. Tentunya training atau pelatihan tetap harus dilakukan ke pengguna aplikasi secara bertahap.

5. Investasi yang  terjangkau
Software/aplikasi adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan untuk mendukung operasional dan kinerja karyawan di perusahaan. Nilai nya akan lebih baik lagi jika software/aplikasi tersebut bisa bisa memberikan data-data yang akurat yang dibutuhkan oleh management dalam melihat kinerja perusahaan dan menganalisa performance perusahaan dan juga membantu dlam mengambil keputusan atau strategi perusahaan.
Untuk itu software/aplikasi adalah juga sebagai salah satu investasi perusahaan dalam membantu meningkatkan dan mengembangkan perusahaan. Tentunya nilai investasi ini juga harus bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan.

Banyaknya software/aplikasi pendukung bisnis menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha yang membutuhkannya untuk bisa lebih cermat dalam memilih dan menentukan mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan Anda.

Berinvestasi Sekaligus Menyelamatkan Bumi

Tak lagi semata mengejar benefit, investasi berbasis peduli lingkungan menjadi tren baru. Green Fund Investment, namanya. Para manajer investasi dunia pun mulai merilis reksadana baru ini.  Bagaimana Indonesia?

Green fund atau reksadana sosial. Begitulah nama jenis investasi yang sedang dipergunjingkan itu. Sesuai dengan namanya, produk investasi ini tak hanya menawarkan keuntungan semata. Green fund atau reksadana sosial ini ini juga memiliki niat mulia, yaitu menyumbangkan sebagian keuntungan (return) investasi untuk program pelestarian lingkungan.

Sebagai bentuk kepedulian sekaligus partisipasinya terhadap pelestarian lingkungan, manajer investasi tak lagi membenamkan dananya di sembarang tempat maupun jenis investasi pada lazimnya. Produk reksadana atau produk investasi ini hanya akan berinvestasi pada surat-surat berharga terbitan perusahaan-perusahaan yang ramah lingkungan.

Kemunculan green fund sebagai salah satu bentuk diversifikasi investasi baru belakangan ini muncul seiring dengan tren dunia yang mulai peduli pada lingkungan. Arah ekonomi dan investasi pun mulai terarah pada investasi peduli lingkungan. Investasi model inilah yang tengah marak dilakukan perusahaan-perusahaan di Eropa.

Walhasil, dunia pelestarian lingkungan kini tak hanya didominasi oleh kegiatan di lapangan. Tahun 2010 yang juga dikenal sebagai Tahun Keanekaragaman Hayati Internasional dan dampak perubahan iklim yang sudah terasa di mana-mana,mengetuk rasa kepedulian dunia usaha untuk melakukan hal berarti bagi bumi yang lestari. Dunia usaha berpandangan, sudah saatnya mereka melakukan aksi penyelamatan bumi. Salah satu caranya melalui sisi ekonomi yaitu investasi dalam bentuk pengembangan investasi yang berkelanjutan.
Secara umum, ada dua strategi utama yang bisa ditempuh oleh reksadana sosial ini. Yang pertama adalah strategi yang menghindari surat berharga terbitan perusahaan-perusahaan yang masuk dalam kategori negatif. Misalnya, perusahaan pembuat senjata, alkohol, perusahaan judi, perusahaan pornografi, dan seterusnya.
Yang kedua, ada pula reksadana yang menerapkan strategi memilih surat-surat berharga perusahaan yang ramah lingkungan. Contohnya, perusahaan yang memakai energi alternatif, menerapkan pengelolaan limbah, serta berbagai aktivitas pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia secara berkelanjutan. Di samping itu, reksadana sosial juga memungkinkan para investor untuk mengelola dananya pada perusahaan yang melakukan aktivitas sosial seperti penanggulangan bencana alam, banjir, kebakaran, dan sebagainya.

Di Indonesia, salah satu manajer investasi yang gencar menjajakan produk green fund adalah PT Bahana TCW Investment Management. Bahana TCW mengelola empat produk reksadana sosial. Salah satunya adalah Reksadana Kehati Lestari, yang ditujukan bagi para investor pribadi maupun perusahaan untuk turut serta melestarikan lingkungan.

Dalam hal ini, Bahana TCW bekerjasama dengan Yayasan Kehati. Untuk memenuhi kriteria green fund, Kehati Lestari menginvestasikan 70% dananya di surat berharga perusahaan-perusahaan yang ramah lingkungan. Yayasan Kehati menjadi lembaga yang menentukan kriteria-kriteria perusahaan yang ramah lingkungan tersebut.

Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati) merupakan sebuah lembaga penyandang dana nirlaba dan mandiri. Lembaga ini bertujuan untuk memberi dukungan sumber daya dan memfasilitasi berbagai aktivitas pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia secara berkelanjutan.
Guna melempangkan niat tulus ini, Kehati juga menggandeng PT. Mega Capital Indonesia (MCI) dengan meluncurkan Reksa Dana Mega SRI KEHATI Harmoni. Keduanya berjalin kelindan dan mengajak investor untuk berivestasi sekaligus menyelamatkan bumi. Produk ini juga dibentuk untuk dapat memberikan tambahan informasi bagi masyarakat agar bisa menginvestasikan dananya pada industri atau perusahaan yang ramah lingkungan.

Tak jauh beda dengan reksadana sebelumnya, konsep investasi model ini dapat dilakukan secara perorangan maupun perusahaan demi mendukung pelestarian keanekaragaman hayati. Hal ini dilakukan selaras dengan visi, misi, serta peran Kehati, yaitu menjembatani antara dunia usaha dengan upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Organisasi nirlaba ini juga terus aktif mengajak para fund manager untuk bekerja sama mengembangkan produk-produk investasi sejenis sebagai wadah investasi bagi masyarakat dan tentunya bermanfaat bagi pelestarian lingkungan.

Dengan pilihan investasi ini, masyarakat bisa berinvestasi sekaligus ikut dalam upaya aksi pelestarian lingkungan. Aksi ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kacanya hingga 26% dalam satu dekade ke depan. Angka penurunan ini, separuhnya akan ditempuh (sekitar 14%) melalui rehabilitasi kondisi hutan tropis di Indonesia, antara lain dengan penanaman kembali (reboisasi), restorasi ekosistem, mencegah kebakaran hutan, dan lain sebagainya.

Reksadana berjenis campuran ini memiliki komposisi portofolio minimum 10% dan maksimum 79% pada efek bersifat utang dan sejenisnya serta pada saham dan sejenisnya. Sedangkan komposisi pada instrumen pasar uang minimum 5% dan maksimum 79%, baik dalam mata uang rupiah maupun asing.

Unit penyertaan yang ditawarkan sebanyak-banyaknya  satu miliar, dengan investasi awal minimum Rp 1 juta dan investasi selanjutnya Rp 500 ribu. Untuk biaya pembelian unit minimum 0,5% dan maksimum 2%, biaya penjualan kembali minimum 0,25% dan maksimum 1%. Sementara itu, imbal jasa manajer investasi pun dipatok maksimum 3% per tahun, sedangkan imbalan jasa bank kustodian sebesar 0,2 % per tahun.
Diharapkan produk ini dapat memperluas pilihan para investor sehingga tidak lagi berfokus pada aspek finansial dan jangka pendek saja. Pilihan investasi ini juga memperhatikan aspek sosial dan ekologis dan pertimbangan jangka panjang lainnya.

Sebagai pilihan investasi yang tergolong baru, hingga saat ini memang belum ada cukup bukti bahwa reksadana sosial atau green fund ini bisa menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dibanding jenis reksadana lain. Namun, tak ada salahnya Anda meliriknya sebagai pilihan investasi baru. Sembari bergiat aktif dalam upaya pelestarian alam, tentu.


3 Cara Berbisnis dengan Modal Minim

Modal minim bukan alasan Anda untuk mengurungkan niat berbisnis. Menurut Hermas Puspito dari Ednovate Marketing, untuk memulai bisnis tidak melulu harus memiliki modal dalam bentuk uang. Setidaknya, bisa dimulai dengan memiliki keyakinan yang kuat akan bisnisnya.
Tiga cara berikut ini bisa menjadi modal pengganti uang untuk Anda yang ingin memulai berbisnis. Jika bisa dijalankan dengan tekun, akan mengantar Anda kepada kesuksesan.

Reseller. Di sini Anda berperan sebagai penjual produk milik orang lain. Biasanya para pemilik produk akan menawarkan sistem ini setelah ia percaya bahwa orang yang dipilih tepat menjadi reseller.

Dropship. Mirip dengan reseller. Hanya saja, Anda tidak perlu memegang atau memiliki produknya karena Anda cukup membantu mempromosikan produk hingga barang tersebut terjual. Anda tinggal melakukan transaksi, sedangkan pengemasan dan pengiriman barang kepada konsumen adalah urusan pemilik produk. Anda akan mendapatkan fee marketing sesuai kesepakatan dengan pemilik produk.

Bisnis Jasa. Pernah Anda bayangkan apa modal seorang penulis sukses? Keahliannya menulis. Ya, Anda pun bisa menggunakan keahlian yang Anda miliki sebagai modal untuk memulai bisnis. Perancang baju, penulis, fotografer adalah beberapa contoh bisnis jasa yang selalu dibutuhkan.

13 Formula Sukses Membangun Bisnis Sendiri!

Count Me In adalah organisasi yang mendukung wanita kreatif mewujudkan mimpi mereka membangun bisnis sendiri. Lembaga yang didirikan oleh Nell Merlino itu memberi beberapa tip kepada Anda yang juga berambisi memiliki bisnis sendiri.

  • Jadilah manajer yang memiliki waktu yang efisien dengan mengikuti aturan yang kedua di bawah ini. Fokuslah pada dua hal terpenting yang harus Anda selesaikan di hari itu dan Anda akan menjadi lebih produktif.
  • Batasi waktu rutin Anda di pagi hari selama 15 menit saja. Jangan lebih dari 15 menit untuk meminum kopi, membaca e-mail, koran atau majalah. Anda lebih sering berada pada kondisi paling segar dan produktif justu pada awal hari.
  • Visualisasikan hari Anda. Mulailah hari dengan memejamkan mata selama 10-20 detik dan visualisasikan apa yang Anda inginkan terjadi pada hari tersebut.
  • Jadwalkan waktu membaca. Misalnya tentang perusahaan yang telah sukses, industri, pasar yang terkait produk Anda, ekonomi, harga dan lainnya. Semakin banyak informasi yang Anda miliki, Anda dapat mengantisipasi perubahan atau mencuri jurus-jurus sukses para pemain yang lebih besar dan sukses.
  • Setiap malam sebelum tidur, sediakan lima menit untuk mempersiapkan dan mengantisipasi apa yang akan terjadi keesokan hari. Hal ini akan membuat Anda lebih siap di pagi hari.
  • Perluas jaringan di bidang Anda. Jadwalkan waktu untuk makan siang atau minum kopi, atau berhubungan melalui e-mail maupun media sosial.
  • Jagalah kesehatan Anda. Jadwalkan pemeriksaan kesehatan dan pastikan Anda selalu berolahraga. Jika ada masalah kesehatan, jangan anggap remeh. Lakukan pemeriksaan rutin dan perawatan sesuai anjuran dokter.
  • Miliki komitmen menghasilkan yang terbaik. Selalu ada kendala dalam perjalanan bisnis. Tetapi itu adalah bagian dari hidup dan bisnis Anda. Ujian nyata adalah bagaimana Anda dan bisnis Anda menangani kendala tersebut.
  • Carilah solusi inovatif untuk mengatasi masalah Anda. Ada sejuta cara untuk mengembangkan bisnis Anda. Temukan cara cerdas, inovatif dan terbaik.
  • Keberuntungan adalah menyandingkan kesempatan dengan persiapan. Anda harus selalu siap menghadapi tantangan dan mengantisipasi perubahan yang datang dengan cepat. Jika kesempatan datang dan Anda tidak siap, Anda telah melewatkan peluang untuk maju beberapa langkah.
  • Temukan target pasar yang ingin membayar harga premium. Pasar jasa maupun produk premium terus tumbuh dan setiap bisnis harus harus mencari produk yang tepat untuk melayani konsumen di pasar ini.
  • Tiga cara mengembangkan bisnis: Dapatkan lebih banyak pelanggan; jual lebih banyak produk ke pelanggan dan jual lebih sering ke pelanggan.
Jika ingin bermitra atau barter dengan pihak lain, temukan pihak yang memiliki apa yang Anda butuhkan. Kerja sama seperti ini bisa membuat bisnis Anda meroket.

13 Jurus Sukses di Jalur Kuliner

Dalam buku Restaurant Owners Uncorked, Wil Brawley berbagi strategi dari para pemilik restoran ternama kelas dunia. Jika Anda tertarik mengembangkan bisnis kuliner, simak kiat mereka.

1. Anda harus berpikir jangka panjang ketika memilih investor. Anggap saja seperti menikah dan membangun keluarga. Mereka harus memercayai Anda dan sebaliknya — Dave Query, Big Red F Restaurant Group, Boulder, Colorado.

2. Anda tak akan pernah memiliki pelanggan yang bahagia, jika Anda tak memiliki karyawan yang bahagia. Pertama, fokuslah pada karyawan Anda. Perlakukan mereka dengan baik dan penuh respek - Keith Paul, A Good Egg Dining Group, Oklahoma City

3. Anda harus punya sikap yang menunjukkan penuh keyakinan bahwa bisnis ini pasti berhasil. Hasilnya akan mengagumkan jika tubuh dan pikiran merespon keyakinan Anda - Matt Frey, Bub’s Burgers & Ice Cream, Carmel, Indiana

4. Milikilah keahlian hebat pada beberapa hal, bukan keahlian rata-rata pada banyak hal - Phil Roberts, Parasole Restaurant Group, Minneapolis.

5. Selalu siap bekerja saat orang lain hanya bermain-main dengan bisnis mereka — Phil Roberts, Parasole Restaurant Group, Minneapolis

6. Jika Anda ingin bisnis yang berkembang, buatlah bisnis Anda sederhana — Jon Myerow, Tria Café, Philadelphia.

7. Seorang pemilik bisnis akan melalui jalan yang sangat sepi — Jon Myerow, Tria Café, Philadelphia.

8. Kompetisi terbesar bukanlah untuk pelanggan tetapi staf. Jika Anda siap berkompetisi dalam usaha mendapatkan karyawan terbaik dan Anda berhasil, pelanggan Anda akan mengikutinya - Jon Myerow, Tria Café, Philadelphia.

9. Kemitraan 50/50 tidak selalu berhasil. Berusahalah agar Anda bisa memegang lebih dari 50% sehingga Anda selalu membuat keputusan final - Chester Kroeger, Fudpucker’s, Destin, Florida.

10. Singkirkan ego Anda. Pada akhirnya, ini adalah bisnis. Jika Anda melakukan pendekatan mengikuti ego, Anda akan gagal — Emad Yacoub, Glowbal Group, Vancouver, BC.

11. Jangan melebarkan sayap terlalu cepat karena Anda dapat menghancurkan seluruh bisnis - Chip Bair, Beau Jo’s, Denver, CO.

12. Meskipun Anda mengenal mitra bisnis Anda, pastikan Anda juga mengenalnya saat ia berada dalam pertempuran panas - Jim Parker, Red Hat on the River, Irvington, NY.

13. Transparanlah dengan para staf dan Anda akan menuai kesetiaan dan kepercayaan - Scott Leibfried, Arch Rock Fish, Santa Barbara, CA.(Sumber: rd.com)

10 Tips Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)

Tips dan Cara Menghindari Penipuan Bisnis Investasi

Dewasa ini, melakukan investasi bukan hanya sebagai ajang bisnis, tetapi juga sebagai kebutuhan dan bahkan menjadi gaya hidup tersendiri bagi sebagian kalangan.

Bagi kaum hawa, investasi sendiri identik dengan yang namanya perhiasan emas, sedangkan bagi kaum adam, investasi identik dengan rumah dan tanah atau properti.

Apapun jenis investasi yang Anda pilih, sebaiknya Anda berhati hati karena akhir akhir ini banyak beredar investasi palsu yang bukannya memberikan keuntungan, tetapi malah memberikan kerugian yang besar terhadap Anda.

Dalam berbisnis investasi, Anda tidak boleh hanya ikut ikutan trend atau ikut kata teman. Anda harus mengetahui secara pasti kelebihan dan kekurangan dari uang yang Anda investasikan.

ADVERTISEMENT
Banyaknya orang Indonesia yang memilih bisnis properti ternyata membuka ‘lahan’ baru bagi para penipu. Oleh karena itulah Anda dituntut untuk lebih berhati hati sebelum menginvestasikan harta Anda.

Tips Menghindari Penipuan Bisnis Investasi

Untuk bisa terhindar dari kedok penipuan dengan modus bisnis investasi, beberapa hal di bawah ini mungkin akan sangat berguna untuk Anda lakukan:

Jangan malu untuk belajar
Jangan merasa malu atau minder untuk belajar bisnis investasi, apapun jenis investasi yang akan Anda pilih. Perbanyaklah mencari informasi seputar bisnis investasi yang kini bisa Anda dapatkan dengan mudah baik di media cetak, televisi maupun di media internet.

Anda juga bisa mengikuti berbagai macam seminar yang mulai banyak digalakan oleh para kumpulan pebisnis investasi. Dengan melakukan cara cara ini, diharapkan Anda bisa memiliki kumpulan pebisnis investasi property dan bisa menghindarkan diri dari penipuan.

Jangan mudah terayu dengan promo investasi
Jangan mudah tergiur dengan ajakan melakukan investasi dengan keuntungan yang diluar nalar. Misalnya saja ada yang mengajak Anda berbisnis investasi dengan modal hanya seratus ribu Rupiah dan dalam jangka waktu tiga bulan bisa menjadi tiga puluh juta Rupiah.

Bisnis investasi butuh sesuatu yang ‘real’, bukan hanya isapan jempol semata. Anda bisa berfikir rasional sebelum melakukan bisnis investasi.

Buat kelompok atau grup berbagi
Membuat kelompok atau grup bisa membuat kita bebas bertukar fikiran dan berbagi informasi. Di era globalisasi seperti sekarang ini, Anda bisa membuat grup tidak hanya di satu lokasi saja, Anda bisa membuat grup di berbagai jejaring sosial seperti facebook, Twitter, website dan lain lain.

Hindari bisnis investasi instan
Hindari orang yang menawarkan bisnis investasi instan atau yang menawarkan investasi dengan uang yang kembali lagi dalam waktu singkat dan dalam jumlah yang tak wajar.

Hindari bisnis investasi dari orang yang baru Anda kenal
Bukannya berfikiran negative, tetapi Anda harus lebih berhati hati lagi jika Anda diajak berbisnis investasi dari orang yang baru saja Anda kenal. Apalagi jika model investasi yang ditawarkan diluar nalar atau bisa memberikan keuntungan dalam jumlah sangat besar dengan modal yang sangat kecil.

Tanyakan legalitas perusahaan penyedia investasi
Jika Anda ditawari untuk berinvestasi di sebuah perusahaan atau badan usaha, jangan lupa untuk menanyakan legalitas dari perusahaan atau badan usaha tersebut.

Jangan lupa juga untuk menelusuri kebenaran legalitas dari perusahaan ke beberapa instansi terkait, karena boleh jadi perusahaan tersebut membuat legalitas palsu.

####

Mulailah berinvestasi secara sehat dan cerdas, serampangan memilih model investasi bukannya membuat harta Anda bertambah, malah akan membuat harta Anda berkurang dan terbuang percuma. Itulah beberapa tips dan trik untuk memilih investasi dan cara menghindari bisnis investasi penipu. Semoga bermanfaat.

Cara Mudah Mendapatkan Pinjaman Modal

Begitu banyak orang mengira bahwa dalam memulai suatu usaha tanpa modal pribadi yang relatif besar merupakan suatu hal yang sangat mustahil.

ADVERTISEMENT
Padahal masalah ini sebenarnya bisa saja diatasi dengan cara mencari modal dana melalui pihak lain, contohnya lembaga keuangan seperti bank, koperasi dan lembaga peminjaman dana lainnya.

Hanya saja, pada beberapa kasus, seringkali kita mendengar banyak orang mengungkapkan sulitnya menemukan jalan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha pada lembaga-lembaga tersebut.
Pasti ada kesalahan atau kekurangan pada saat melengkapi berkas pengaduan peminjaman dana. Pada titik inilah seringkali banyak orang tidak menyadari dan mengetahuinya.

Nah, berikut ini kami sajikan beberapa tips dan cara mudah mendapatkan modal usaha dari bank, antara lain:

1. Membuat proposal yang baik, tidak hanya memiliki tampilan yang menarik akan tetapi isinyapun harus menarik.
2. Menyediakan penjelasan yang baik mengenai arus kas sesuai lamanya permohonan pinjaman Anda. Jika anda memohon untk jangka waktu dua tahun, maka buatlah arus kas selama dua tahun.
3. Mengajukan permohonan pinjaman secara berkelompok. hal ini bertujuan agar permohonan pinjaman dana dapat dipercepat.
4. Memiliki dana pribadi. Anda jangan datang dengan tangan yang kosong. Tunjukkan kepada mereka jika Anda juga bisa bertanggung jawab atas bisnis yang Anda jalankan.
5. Mencari jenis usaha yang sedang berkembang pesat dan banyak diminati.

Komunikasi Bisnis yang Efektif dan Efisien

Secara sederhana komunikasi bermakna saling berisyarat. Komunikasi merupakan pengiriman informasi yang bisa dipahami. Proses pengiriman itu bisa melalui ucapan, tulisan maupun melalui bahasa tubuh.

Dalam dunia bisnis, reputasi dan kredibilitas harus dibangun agar kustomer merasa nyaman hingga memberikan kepercayaannya pada anda. Terutama dalam hubungan bisnis jangka panjang dengan pekerja dan kustomer, memiliki kepekaan profesionalisme akan menghadirkan banyak nilai positif. Disinilah perlunya memainkan peran komunikasi bisnis. Keberhasilan bisnis apapun tergantung pada efektifitas komunikasi. Semakin effektif sebuah komunikasi, semakin positif nilai yang dihasilkan. Efektivitas sebuah komunikasi Sesungguhnya diukur dari seberapa jauh menghasilkan aksi dari audiens dan pembaca.


Komunikasi yang effektiv dalam dunia bisnis merupakan hal paling esensial guna bertahan dan mendapatkan kemajuan. Adalah fakta bahwasannya komunikasi yang sukses adalah dasar dari sebuah hubungan yang baik antara atasan dan bawahan, antara pekerja dan manajemen, dan antara pelanggan dan penjual. Sistem komunikasi yang baik dan efisien akan membantu koordinasi yang lebih baik serta kontrol yang efisien. Sistem komunikasi yang baik menghasilkan pemahaman yang jelas, produksi yang baik, dan iklim yang sehat dalam sebuah organisasi.

Komunikasi bisnis tidak hanya mencakup komunikasi dengan kontak diluar, tetapi juga komunikasi dengan para pekerja dalam sebuah perusahaan, jika itu terlaksana maka akan sangat membantu perusahaan anda terorganisir dengan baik. Komunikasi bisnis yang effektif mungkin direpresntasikan kepada seorang manajer bisa memotivasi para pegawai, memberikan rekomendasi dan masukan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas dalam bisnis.

Kemampuan berkomunikasi yang effektif mutlak harus dimiliki bagi seorang pebisnis. Seorang yang cerdas belum tentu cerdas dalam mengkomunikasikan pesan-pesannya kepada orang lain. Menciptakan dan mendatangkan ide itu hal yang umum, akan tetapi kemampuan untuk mengkonversikannya menjadi sebuah presentasi yang mudah dipahami, tidak semua orang bisa. Memiliki pengetahuan tentang komunikasi yang effektif baik secara verbal maupun tulisan adalah aset bagi seorang komunikator. Komunikasi yang bisa dipahami dan direspons dengan baik akan membawa bisnis seseorang menuju gerbang kesuksesan.

5 Aturan yang Membuat Nama Brand atau Merek Anda Langsung Nancep!

Membuat sebuah nama brand yang bagus itu sangat penting. Nama brand atau merek adalah investasi awal yang sangat menentukan keberhasilan sebuah produk. Selain kualitas produk (konten) yang bagus, nama brand adalah kunci awalnya.
Begini, berapa banyak yang mampu membuat pizza lebih baik dan lebih enak dari pizza Hut? Banyak.
Tapi, silahkan lakukan survey sederhana, jika menyebut pizza, apa yang langsung terasisiasi dengannya? Pasti banyak yg bilang “PIZZA HUT”!!
Oke, berikut ini, inilah 5 aturan atau jurus yang membuat nama brand atau merek anda seperti memiliki ruh yang nancep dan nempel dengan baik di ingatan orang-orang.

1. Sesuai target pasarnya

Sesuaikan nama brand anda pasar yang anda bidik. Cari tau siapa mereka dan apa yang mereka sukai. Misalnya, jika anda ingin bikin salon dengan target: Perempuan Muda, Feminim, Fashion Trendy, Mid-Class.
Kira kira manakah nama salon yang paling cocok untuk itu: Salon JOKO, Salon LISA, atau Salon Angelina?

2. Terasosiasi oleh Differensiasi

Ini artinya adalah ketika mendengar merek anda, orang langsung ‘ngeh’ tentang perbedaan dan sesuatu yang spesial dari produk anda. Contohnya: “Oseng Mercon”, ini terasosiasi dengan pedas yang wuiihhh, meledak!!! Atau “Kaos Emas” orang akan terasosiasi dengan kaos hitam bertinta emas.

3. Usahakan hindari Singkatan Konsonan

Selain sukar diingat, singkatan konsonan juga sukar terasosiasi oleh produknya. “Yuk kita ke toko bunga DMC…!” Ternyata setelah sampai di sana berjejer toko bunga DCM, MDC, CMD….aduh..pusing deh. mana yang bener nih? Lalu bagaimana dengan HSBC, BCA? Nama singkatan HSBC dan BCA itu dibuat setelah bank tersebut terkenal dan besar. Dulunya tidak. Lagi pula, bisnisnya memang unik, produk yang tidak mudah ditiru oleh orang banyak. Berapa banyak sih yang punya kesempatan mendirikan bang semacam itu?

3a. Hindari Juga ANGKA

Hampir sama dengan singkatan konsonan, angka lebih sulit diingat dan juga tidak terasosiasi dengan produknya. Bakpia Patok 75,25,625,65: yang mana nih yang jadi pionir? Lha, Es Teler77 kok tetap nomor 1 ya? Iya, karena dia tidak punya saingan yang setara….

4. Bikin Aneh atau Nyeleneh!

kalau saya sebut suatu produk seperti ‘rawon’; apa yang langsung ada dibenak anda? Yup betul: “Rawon Setan!”. Meskipun anda belum pernah tau di mana dan belum pernah mencicipinya, tapi namanya sudah kemana-mana karena nyeleneh dan aneh. Seperti juga “Soto Gebrak” yang sangat menarik karena ada ritual menggebrak meja sebelum disajikan. Tidak harus sesuatu yang berkonotasi negatif lho yang disebut nyeleneh itu. Bisa saja anda bikin atau buka warung “Rawon Malaikat” disebelah rawon setan. Kemudian bikin tag line besar “Pilih Surga apa Neraka?” Hehehehehe…..laris tuh.

5. Mudah Diucap atau Diingat

Coba deh baca 10 kali dengan cepat: cengkirengcengcongrikker <—– saya jamin keriting deh lidahnya…hahahaha. Mudah diingat itu dapat berupa nama brand yang terdiri dari 2 sampai 4 suku kata yang tidak bertabrakan 2-3 konsonan bersamaan. KaosEmas lebih baik dari pada KaoSSPort < meski sama-sama 4 suku kata, tapi pada “Kaossport” ada SSP ini konsonan berurutan. Contoh baik: Nike, Adidas, Nokia dsb.
“MEREK YANG UNIK MEMBUAT ORANG PENASARAN UNTUK MEMBELI, DAN KONTEN PRODUK YG NGANGENI MEMBUAT ORANG AKAN KEMBALI LAGI…”
Oke, selamat berkreasi membuat nama brand yang mudah untuk NGETOP!
Tulisan ini disadur dari buku Jaya Setiabudi: “Kitab Anti bangkrut”

Brand Image untuk Usaha Baru

Menurut American Marketing Association Dictionary, Brand atau Merek dalam bahasa Indonesia adalah "nama, istilah, desain, simbol, atau fitur lainnya yang mengidentifikasi produk dari seorang penjual berbeda dari penjual-penjual lainnya"

Brand sangat penting untuk membuat pelanggan ingat akan produk kita. Bagaimana jika kita membangun sebuah usaha tanpa adanya sebuah Brand? Tentunya produk kita tidak akan terkenal dan kemungkinan besar pelanggan akan memilih produk dari penjual lain yang telah memiliki brand tersendiri. Brand akan menjadi terkenal jika ada di mana-mana. Misalnya, taxi yang ada di tiap-tiap kota besar, namanya lebih diingat ketimbang taxi yang hanya ada di satu kota tertentu. Namun brand harus memiliki kekuatan yang didukung oleh kualitas dan harga yang sesuai dengan target pasarnya, kekuatan inilah yang menjadi Brand Image kita.

Philip Kotler, seorang Marketing Management, mendefinisikan Brand Image sebagai seperangkat keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki oleh seseorang terhadap suatu merek. Karena itu sikap dan tindakan konsumen terhadap suatu merek sangat ditentukan oleh citra merek tersebut. Meskipun kita telah memiliki brand, belum menjadi jaminan bahwa pelanggan akan membeli produk kita.

Dalam memulai sebuah bisnis baru, jika kita mempunyai keyakinan bahwa produk kita memiliki keunggulan lebih maka kita harus dapat menyampaikan keunggulan itu dalam Brand Image kita. Keunggulan inilah yang harus kita jaga dan terus di inovasikan agar pelanggan selalu memiliki kesan yang baik akan produk kita.
Membangun brand image tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Bangunlan kesan dari produk anda sedini mungkin. Dengan demikian setelah usaha kita makin besar dan kita telah memiliki Brand Image yang kuat, usaha kita tidak akan tersaingi oleh perusahaan lain yang meniru produk kita.

Memulai usaha : Jangan asal nekat, setidaknya berilmu.

Pilihan utama dalam hidup adalah menemukan lautan Ilmu dari yang sudah ada (pendahulu, rekan, buku, pengalaman). Bahkan milyader pun terus mencari ilmu di lautan ilmu yang sudah disediakan Tuhan melalui perantara manusia dan alamnya. Itu kenapa memang menuntut ilmu itu wajib, karena agar alam dan manusianya menjadi benar juga.

Nah kita memang harus bijak memahami ilmu itu, dalam bentuk retorika atau aplikasi Ilmu itu tetap penting, bahkan ketika badan sudah tidak bisa bergerak untuk praktek ini itu, tapi masih bisa berpikir ilmu itu harus tetap membekali diri, sehingga bisa Mati dengan benar.

Namun tidak semua llmu yang kita terima harus dipraktekan, atau sebaliknya tidak langsung terjun dipraktekan baru mendapatkan ilmu :

  1. Dari ilmu itu kita tahu apa pantangan dan batasan. Misal dalam meramu  kimia tertentu, agar tidak meledak seperti BOM dan membahayakan diri kita + lingkungan, ini memang teori, tapi jika teori ini diabaikan dan ingin membuktikan benarkan ramuan kimia ini bisa meledakkan kita dan lingkungan maka itu akan membuat banyak ketidakbaikan, sehingga Ilmu menjadi penting dan tidak harus dipraktekan, tentu ada batasan sendiri dalam kemampuan kita.
  2. Dari praktek kita akan mendapatkan ilmu tambahan yang karakteristik sesuai apa yang ada dari diri kita, sehingga teori orang lain akan menjadi TEORI KITA. Tidak harus mencoba ramuan sendiri dan mengabaikan teori sebelumnya, karena sebisa mungkin  Tidak harus meledak dg BOM bikinan sendiri, tidak harus Anti ILmu kemudian menemukan ilmu itu dengan gagal puluhan kali dan modal ratusan juta hilang begitu saja, kan ada formula dan ilmu dari pendahulu dan rekan kita.
Maka bisa memulai dari sekarang
  1. Sudah diajarkan BERILMU SEBELUM BERBISNIS, kata ilmu menjadi di depan.
  2. Pahami semua pengalaman orang lain akan menjadi ilmu, betapapun RUSAKNYA moral orang tersebut, namun bisa mengambil setitik faedah untuk menghindari sesuatu.
  3. Sebelum memulai bisnis utama atau sampingan, tulis kebutuhan apa saya yang ada, kemudian masing2 kebutuhan itu cari ilmunya, walau hanya 5 menit dari diskusi dengan rekan lain.
  4. Tulis Elemen kebutuhan memulai usaha juga didampingi pantangan2 dalam bisnisnya, misal salah metode promosi, sehingga kita tidak jatuh pada lubang yang sama. Misal butuh Ruangan Usaha yang sebaiknya jauh dari Pasar Tradisional agar  halaman depan kita tidak habis dipakai parkir orang lain,  dll.
Sehingga manfaatkan media untuk menjaring kebaikan.. dan tuliskan pengalaman orang lain untuk diingat, walau tidak harus dipraktekkan…
AGAR TIDAK JATUH PADA LUBANG YANG SAMA..
BErilmu tidak harus sekolah hingga DOKTOR, ilmu bisa didapat dari manapun, selama relevan.

Memulai Usaha atau Bisnis Membutuhkan Kreativitas

Modal usaha berbeda dengan pulsa, pulsa kadang “nilai” nya diukur dari uang, jika modal tidak selamanya diukur dari besarannya uang, karena dalam diri kita sebenernya sudah tertanam modal, sehingga modal uang sebaiknya dikombinasi dengan modal dalam diri kita ini.

Yang ada modal usaha namanya “kreativitas”
Ketika Anda seorang penngganguran dan dalam hati bergumam saya pengangguran yang bukan sarjana sehingga sulit usaha/kerja. Maka itulah yang akan berputar dalam pikiran kita, sebena
rnya saat itu juga menit itu juga bisa diganti putarannya.

Caranya : ubahlah rutinitas Anda
Ketika dalam pikiran anda sudah diputar dengan kalimat “tidak semua sarjana bisa sukses dan bisa kerja yang terpenting kreatif untuk usaha” maka bisa saja saat itu ketika mata Anda melihat ada beberapa orang bingung nyari pulsa/nanya2 penjual pulsa di Mall, maka besoknya jualan pulsa di sana.

Ketika telinga kita mendengar adanya kasus hilang nya beberapa motor di komplek perumahan besar, maka esoknya bisa kerjasama dengan penjual alarm anti maling untuk motor. Allah telah berikan alat indera, cukup bumbui dengan kreatifitas, semiskin-miskinnya orang pasti punya kreatiftas yang penting “ubahlah rutinitas Anda dan putar pikiran Anda”